Wednesday, 13 April 2011

Doa Buat Bonda



Bunda…..aku tahu kadang bonda berdusta padaku…….
Ketika ananda dulu makan……bonda memindahkan nasi punya bonda
padaku…bonda berdusta dengan mengatakan “Bonda tidak lapar, makanlah nak”
Ketika aku dan adik mendapatkan ikan dari hasil pancingan, bonda memasak masakan yang enak dan bergizi dengan ikan tersebut, bonda hanya memakan sisa ikan tersebut…
bonda berdusta kepada kami…..”Makanlah nak…. bonda tidak suka ikan…..
Ketika kami sekeluarga dalam kesulitan…..aku & adik-ku semua harus sekolah…suatu malam kami terbangun melihat bonda masih bekerja demi agar kami meneruskan persekolahan  …….ketika ku tanya”Bonda kenapa belum tidur?”….Bonda berdusta….”Cepatlah tidur lagi nak…Bunda Tidak mengantuk lagi  “
Ketika aku baru masuk sekolah dan aku masih enggan masuk sekolah…bonda mengantarkan, bunda menunggu kami (aku & adikku), ketika lonceng berbunyi….bonda menyambut kami dengan sebotol teh manis dengan peluh dan keringat yang membasahi Bonda…kami pun memberikan kembali botol tersebut pada Bonda…tapi Bonda berdusta kepada Kami dengan mengatakan ….”Bonda belum haus minumlah dulu……..
Bonda…….kami masih ingat ketika kami memakan 1 telor dadar yang diiris-iris dan dibagi untuk ananda dan adik-adik ….Ananda bertanya mana telor untuk Bonda?…….Bonda berdusta dengan menjawab..”Nanti Bonda masak lagi…………….
Bonda , ketika Bonda dengan tubuh yang lemah terbaring sakitpun, Bonda tersenyum kepada kami dengan menahan rasa sakit yang sangat. Bonda masih berdusta pada kami……..kami tak kuat menahan air mata kami. Tapi Bonda masih berdusta dengan mengatakan ” Jangan menangis sayang…..bunda tidak  apa-apa……
Bonda kami tahu sekarang arti dusta Bonda kepada kami…..Bonda teramat sayang dan cinta kepada kami..
Masih senantiasa teringat dalam benak kami…
Ketika kami muda betapa Ibunda ingin memeluk kami ..tapi kami mengunci kamar kami…..
Ketika sebagian dari kami lulus SPM Ibunda kami menangis terharu…..tapi kami berpesta dengan teman-teman kami..
Ketika Ibunda & Ayahanda kami membayar wang  kuliah dan mengantar kami kuliah pertama…tapi kami malah minta diturunkan di gerbang kampus karena malu dengan teman-teman kami..
Ketika mereka membantu biaya pernikahan…..akan tetapi malah kami menjauh pindah beratus kilometer dari mereka …
Ketika dia memberi nasehat cara merawat bayi……tetapi kami malah berkomentar “Maaf Bonda zaman sudah berubah……
Ketika mereka memendam rindu ingin bertemu kami …Bunda bilang “Nak  lebaran nanti pulang ya?”…akan tetapi apa Jawaban kami “Maaf Bonda kami sibuk dengan pekerjaan kami…….
Ketika di Usia mereka lanjut dan sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatan kami…. sebagai gantinya malah kami membaca pengaruh negatif orangtua yang menumpang di rumah cucu-cucunya……
(Sehingga ketika sebagian besar dari kita, baru merasa seperti dijatuhi palu godam yang meremukan hati , ketika orang tua kita di panggil-Nya, bahwa ternyata kita belum melakukan apapun untuk kedua orangtua kita)
Untuk itu Ya Allah ampunilah kedurhakaan kami…
Ya Allah senantiasa perbaiki ahlak kami…
Ya Allah rahmatillah senantiasa orangtua kami.
Bunda ayahanda terima kasih atas segalanya…………..
Bunda Ayahanda kami rindu padamu saat ini…..
Bunda ayahanda kami ingin engkau hadir bersama kami………
Bunda Ayahanda maafkan segala kenakalan kami…………..
Ya Allah ampunilah kedurhakaan kami……
Ya Allah rahmatillah senantiasa ayah bunda kami kami.
Ya Allah cintailah…kasihilah…sayangilah mereka
sebagaimana mereka demikian sayang kepada kami……………………
RABBIGHFIRLI WALIWALIDAYYA WARHAMHUMA KAMA RABBAYANI SHOGHIRO






Artikel di hantar oleh Ustazah Hayati Binti Md Zari (Ketua Wanita ISMA PD)

No comments:

Post a Comment

Post a Comment